Bank IndonesiaNeraca

Neraca Rumah Tangga

Bentuk instrumen yang kita usulkan, dirinci menurut tiga pita pengeluaran 40, 40, dan 20 persen.

Usulan MarkPlusKomposisi, bukan rupiahSeluruhnya agregat

RKS menyebut cakupan tema kuesioner tanpa memuat satu pun butir pertanyaan, jadi susunan pos di halaman ini adalah usulan kami, bukan kutipan. Yang ditampilkan komposisi dalam persen, bukan besaran rupiah, karena kami tidak memakai sumber data rumah tangga mana pun. Tidak ada satu pun neraca per rumah tangga di layar, sesuai Bab II huruf G tentang Pelindungan Data Pribadi.

Neraca per pita pengeluaran

Kedua sisi setinggi sama, karena Aset sama dengan Kewajiban ditambah Kekayaan bersih

Tidak ikut penyaring

40% pengeluaran terbawah

2.400 rumah tangga

Aset

14%
86%

100%

Kewajiban + bersih

22%
78%

100%

40% pengeluaran menengah

2.400 rumah tangga

Aset

22%
78%

100%

Kewajiban + bersih

26%
74%

100%

20% pengeluaran teratas

1.200 rumah tangga

Aset

38%
62%

100%

Kewajiban + bersih

18%
82%

100%

  • Aset finansial
  • Aset non-finansial
  • Kewajiban
  • Kekayaan bersih

Persen dihitung terhadap total aset pita itu, jadi kedua sisi selalu berjumlah 100. Pita pengeluaran 40, 40, dan 20 persen dikutip dari Bab III O.1.b.1.

Arus kas

Pengeluaran sebagai persen dari pendapatan, sisanya surplus

Susunan pengeluaran

40% pengeluaran terbawahsurplus 3%
44
17
11
9
10
40% pengeluaran menengahsurplus 8%
33
16
12
12
12
20% pengeluaran teratassurplus 21%
21
15
11
13
9
10

Porsi surplus kas

40% pengeluaran terbawah
3%
40% pengeluaran menengah
8%
20% pengeluaran teratas
21%

Pendapatan dan pengeluaran dicatat basis kas, pendapatan bruto sebelum potongan. Angka di dalam batang adalah persen terhadap pendapatan pita itu.

Kerentanan rumah tangga

6.000 rumah tangga sampel, satu rumah tangga bisa kena lebih dari satu indikator

Indikator usulan

Cicilan di atas 30% pendapatan

Ambang yang lazim dipakai mengukur tekanan pembayaran utang.

40% pengeluaran terbawah
43%
40% pengeluaran menengah
31%
20% pengeluaran teratas
14%

Tanpa dana darurat 3 bulan

Aset likuid tidak cukup menutup tiga bulan pengeluaran rutin.

40% pengeluaran terbawah
73%
40% pengeluaran menengah
49%
20% pengeluaran teratas
18%

Punya pinjaman informal atau daring

Sumber pembiayaan di luar perbankan dan lembaga pembiayaan resmi.

40% pengeluaran terbawah
35%
40% pengeluaran menengah
17%
20% pengeluaran teratas
5%

Pengeluaran melebihi pendapatan

Arus kas bulanan negatif, sehingga rumah tangga menarik tabungan atau berutang.

40% pengeluaran terbawah
25%
40% pengeluaran menengah
13%
20% pengeluaran teratas
2%

RKS menyebut kerentanan rumah tangga sebagai salah satu cakupan kuesioner tanpa menyebut satu pun indikatornya. Keempat indikator di sini usulan kami, dan sebarannya simulasi.

Turunan yang biasa dibaca pengawas

Dihitung dari komposisi di atas

BesaranBawahMenengahAtas
Utang terhadap aset22,0%26,0%18,0%
Porsi aset finansial14,0%22,0%38,0%
Surplus kas3,0%8,0%21,0%
Pengeluaran terhadap pendapatan97,0%92,0%79,0%

Dasar pencatatan

Modified cash basis gross

Pendapatan dan pengeluaran
Basis kas
Pos neraca
Basis akrual
Pendapatan
Bruto, sebelum potongan

Arus kas dicatat saat uang berpindah, sementara pos neraca dinilai pada tanggal pengukuran meski belum ada uang berpindah. Pendapatan dicatat bruto, sebelum pajak dan potongan.