Bank IndonesiaVerifikasi

19

Langkah di tiga jalur

Gambar 3 RKS halaman 47

3

Putaran balik

satu internal, dua mendarat di langkah 12

309

Kasus dalam antrean perbaikan

6,8% dari wawancara selesai

24

Kasus berumur lebih dari 10 hari

paling layak didahulukan

Alur 19 langkah dalam tiga jalur renang

Disalin dari Gambar 3 RKS. Angka di tiap kotak adalah kasus yang sedang berada di langkah itu.

Angka nasional
Pelaksana PekerjaanKonsultan Reviewerdi luar kendali PelaksanaBank Indonesiadi luar kendali PelaksanaTidakYaTidakYaTidakYa1.PJL melakukan klarifikasi lokasisurvei hasil rekomendasi KonsultanReviewer2.PJL menentukan EA terpilih berdasarkankriteria kelas ekonomi yang ditentukan3.PJL mengusulkan EA ke KoordinatorProvinsi4.Koordinator Provinsi memberikanapproval kepada PJL5.PJL menyusun daftar rumah tangga di EAterpilih6.PJL melakukan systematic randomsampling untuk menyusun daftar calonresponden7.PJL membagikan tugas wawancara kepadaEnumerator8.Enumerator melakukan wawancara9.Enumerator menginput jawaban pada CAPIdan melakukan pengecekan pengisian10010.PJL melakukan cross check data sesuaidengan parameter QC14011.Data yang telah di-QC diinformasikankepada PM, Konsultan Reviewer, danBank Indonesia10912.PM, Konsultan Reviewer, dan BankIndonesia melakukan QC kewajaran hasilentri data209Data sesuai?13A.Melakukan verifikasi ulang kepadaresponden8214.PJL melakukan callback melaluiEnumerator11813B.Data disampaikan kepada KonsultanReviewer untuk direview ulang15415.Konsultan Reviewer melakukan reviewdata yang disampaikan236Data sesuai?16A.Data dikembalikan lagi ke Pelaksana(poin 12)6816B.Data diterima untuk diolah, dengantembusan Bank Indonesia18617.Data disampaikan Pelaksana danKonsultan Reviewer kepada BankIndonesia, sesuai tahapan dalam SPK15018.Bank Indonesia melakukan QC kewajarandata untuk setiap variabel218Data sesuai?19A.Data dikembalikan kepada Pelaksana(poin 12)4119B.Data diterima Bank Indonesia2.727
Seluruh bagan ini hanya ada di dalam gambar halaman 47. Teks halaman itu cuma 232 karakter, dan tidak satu pun kotaknya muncul di ekstraksi teks. Langkah 1 sampai 8 tidak menampilkan angka karena menyangkut penentuan EA dan penugasan, bukan kasus data. Jalur Konsultan Reviewer dan Bank Indonesia digambar redup karena berada di luar kendali Pelaksana. Aplikasi CAPI dan QC disiapkan Konsultan Reviewer.

Ketiga putaran balik

Yang membedakan SNRT dari ketiga proyek saudara: satu data bisa diputar berkali-kali, dan RKS tidak menyebut batasnya.

Putaran internal Pelaksana

200

Lewat langkah 13A lalu 14, mendarat di langkah 13B

Data disampaikan kepada Konsultan Reviewer untuk direview ulang

Dikembalikan Konsultan Reviewer

68

Lewat langkah 16A, mendarat di langkah 12

PM, Konsultan Reviewer, dan Bank Indonesia melakukan QC kewajaran hasil entri data

Dikembalikan Bank Indonesia

41

Lewat langkah 19A, mendarat di langkah 12

PM, Konsultan Reviewer, dan Bank Indonesia melakukan QC kewajaran hasil entri data

Putaran internal berakhir di langkah 13B, bukan kembali ke langkah 12. Jadi callback yang kita lakukan sendiri langsung melanjutkan ke Konsultan Reviewer tanpa mengulang QC bersama. Hanya penolakan Konsultan Reviewer dan penolakan Bank Indonesia yang mengembalikan data ke langkah 12, dan keduanya memang bertuliskan poin 12 di dalam kotaknya.

Antrean perbaikan menurut sebab

309 kasus menunggu

Kelengkapan data
80
Kewajaran matematis
64
Kewajaran logis
103
Kewajaran per variabel
44
Tidak dapat digunakan, survei ulang
18
Usulan MarkPlus. RKS menyebut parameter QC di langkah 10 tanpa pernah menyebutkan parameternya. Kata-kata tiap sebab di bawah dikutip dari RKS, tetapi daftarnya usulan kami.

Umur kasus dalam antrean

Berapa lama sebuah kasus sudah berputar

1 sampai 2 hari
132
3 sampai 5 hari
95
6 sampai 10 hari
58
lebih dari 10 hari
24
RKS tidak menyebut batas berapa kali sebuah data boleh dikembalikan, dan tidak menyebut tenggat penyelesaian satu kasus. Umur kasus karena itu satu-satunya cara melihat yang tersangkut sebelum ia menumpuk.

Antrean perbaikan per provinsi

Keduabelas provinsi

Jawa Timur
63
DKI Jakarta
61
Jawa Barat
61
Jawa Tengah
36
Sumatera Utara
21
Sumatera Selatan
15
Riau
14
Sulawesi Selatan
14
Lampung
11
Bali
6
Kalimantan Timur
5
Maluku
2
Provinsi yang tertinggal capaiannya juga menumpuk lebih banyak kasus, karena PJL yang sama mengurus pengawasan wawancara, pemeriksaan harian, dan pengaturan callback sekaligus.